Perbedaan TOEIC dan TOEFL: Kenali Kegunaan, dan Cara Memilih yang Tepat

ultimateducation
16 min
Perbedaan TOEIC dan TOEFL: Kenali Kegunaan, dan Cara Memilih yang Tepat - Ultimate Education
QUICK ANSWER

Ringkasan: Apa Beda TOEIC dan TOEFL?

TOEIC (Test of English for International Communication) dan TOEFL (Test of English as a Foreign Language) adalah dua ujian bahasa Inggris populer yang sama-sama dikembangkan oleh ETS, tapi punya fokus dan kegunaan berbeda. TOEIC lebih fokus mengukur kemampuan bahasa Inggris untuk konteks bisnis dan dunia kerja, sementara TOEFL dirancang mengukur kemampuan akademis untuk keperluan kuliah ke luar negeri. Berikut poin-poin pentingnya:

  • Fokus Berbeda: TOEIC untuk dunia kerja/bisnis, TOEFL untuk keperluan akademis/kuliah.
  • Komponen Ujian: TOEIC hanya Listening & Reading (Speaking/Writing terpisah), TOEFL punya 4 komponen sekaligus.
  • Rentang Skor: TOEIC 10-990, TOEFL iBT 0-120.
  • Masa Berlaku: kedua skor umumnya berlaku 2 tahun sejak tanggal tes.

Halo, calon profesional atau mahasiswa global! Di dunia pendidikan dan karier internasional, kemampuan berbahasa Inggris yang teruji jadi salah satu modal penting buat meraih kesempatan yang lebih besar. Dua ujian yang paling sering jadi acuan adalah TOEIC dan TOEFL, tapi banyak yang masih bingung soal perbedaan keduanya. Nah, di artikel ini kita bakal bahas tuntas apa itu TOEIC, apa itu TOEFL, dan mana yang paling cocok buat kebutuhanmu.

Meskipun sama-sama mengukur kemampuan bahasa Inggris, TOEIC dan TOEFL sebenarnya dirancang untuk tujuan yang cukup berbeda. Salah pilih tes bisa bikin kamu buang-buang waktu dan biaya, apalagi kalau ternyata tes yang kamu ambil nggak sesuai sama kebutuhan universitas atau perusahaan tujuanmu. Makanya, penting banget buat paham dulu perbedaan konteks penggunaan, struktur ujian, sampai skor yang dibutuhkan sebelum memutuskan. Yuk, kita kupas satu-satu supaya kamu nggak salah langkah.

Sebelum masuk ke pembahasan detail, penting diingat kalau persiapan tes bahasa Inggris sebaiknya disesuaikan dengan jenis tes yang kamu ambil, karena strategi belajar TOEIC dan TOEFL nggak selalu sama. Semakin awal kamu menentukan tes mana yang kamu butuhkan, semakin terarah juga proses belajarmu nanti. Kalau kamu butuh bimbingan lebih jelas, Ultimate Education juga siap membantu proses persiapan TOEIC maupun TOEFL-mu. Yuk, langsung aja kita mulai dari sejarah singkatnya!

📚 Baca juga: Uji TOEIC: Struktur, Skor, dan Kegunaannya

Sejarah Singkat TOEIC dan TOEFL

TOEIC pertama kali dikembangkan pada tahun 1979 oleh ETS atas permintaan Kementerian Perdagangan Internasional dan Industri Jepang, dengan tujuan mengukur kemampuan bahasa Inggris dalam konteks bisnis. Sejak saat itu, TOEIC berkembang jadi salah satu acuan yang cukup dikenal di lingkungan kerja internasional, khususnya di perusahaan yang butuh karyawan dengan kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang kuat. Popularitasnya juga cukup tinggi di kawasan Asia, mengingat asal-usulnya yang memang dirancang untuk kebutuhan bisnis. Dengan sejarah ini, nggak heran kalau TOEIC identik banget sama dunia kerja dan korporasi.

Di sisi lain, TOEFL sudah ada sejak tahun 1964 dan sejak awal dirancang khusus untuk membantu universitas di Amerika Serikat mengevaluasi kemampuan bahasa Inggris calon mahasiswa internasional. Menurut ETS, saat ini ribuan institusi pendidikan di seluruh dunia menerima skor TOEFL sebagai bagian dari proses penerimaan mahasiswa. Karena fokus awalnya yang akademis, TOEFL jadi lebih identik dengan dunia pendidikan tinggi dibanding dunia kerja. Dengan memahami akar sejarah ini, kamu jadi lebih paham kenapa tiap tes punya karakteristik dan kegunaan yang berbeda.

Apa Itu TOEIC?

TOEIC, atau Test of English for International Communication, adalah ujian kemampuan berbahasa Inggris yang dirancang khusus untuk menilai kemampuan berkomunikasi dalam konteks bisnis dan lingkungan kerja internasional. Tes ini dikembangkan oleh ETS (Educational Testing Service), lembaga yang sama yang mengelola TOEFL. TOEIC memberikan gambaran tentang sejauh mana seseorang bisa memahami dan menggunakan bahasa Inggris dalam situasi-situasi profesional, seperti pertemuan, presentasi, dan komunikasi tertulis di kantor. Karena fokusnya yang praktis, TOEIC banyak dipakai perusahaan dan lembaga pendidikan buat mengevaluasi kemampuan bahasa Inggris calon karyawan atau siswa.

Salah satu keunggulan TOEIC adalah fleksibilitas format tesnya, yang tersedia dalam bentuk kertas-pensil maupun berbasis komputer, jadi kamu bisa pilih metode yang paling nyaman. Durasi tesnya juga relatif singkat, sekitar 2 jam, yang bikin tes ini lebih mudah diakses buat para profesional yang sibuk. Banyak perusahaan multinasional menggunakan skor TOEIC sebagai bagian dari proses rekrutmen mereka, karena tes ini dianggap mencerminkan kemampuan komunikasi nyata di tempat kerja. Kalau kamu bekerja di industri seperti pariwisata, keuangan, atau teknologi, memiliki sertifikat TOEIC bisa memberikan nilai tambah yang cukup signifikan buat kariermu.

Rekomendasi Program

Sudah Tahu Kebutuhanmu? Pilih Program yang Sesuai

Baik buat naik karier maupun lanjut kuliah ke luar negeri, Ultimate Education punya program persiapan yang pas buat masing-masing tujuanmu.

Untuk Karier & Kerja

Program TOEIC

Persiapan komunikasi bisnis untuk dunia kerja & lingkungan internasional.

Lihat Program TOEIC
Untuk Kuliah & Beasiswa

Program TOEFL

Persiapan akademis untuk studi ke luar negeri & aplikasi beasiswa.

Lihat Program TOEFL

Komponen Tes TOEIC

Tes TOEIC standar terdiri dari dua bagian utama yang menilai kemampuan berbahasa Inggris, yaitu Listening dan Reading. Perlu dicatat, TOEIC standar nggak punya bagian speaking atau writing secara langsung, meski ada varian terpisah bernama TOEIC Speaking and Writing buat penilaian yang lebih komprehensif. Skor total TOEIC berkisar dari 10 hingga 990, dengan masing-masing bagian (Listening dan Reading) berkontribusi hingga 495 poin. Memahami struktur ini bakal membantumu menyusun strategi belajar yang lebih efektif.

Listening Comprehension (Pemahaman Mendengarkan)

Bagian ini mengukur kemampuanmu memahami percakapan, pertanyaan, dan diskusi dalam bahasa Inggris lewat rekaman audio. Kamu akan mendengarkan berbagai situasi komunikatif, seperti percakapan kantor, telepon, pertemuan bisnis, dan presentasi, lalu menjawab pertanyaan berdasarkan informasi yang didengar. Salah satu ciri khas TOEIC adalah variasi aksen yang dipakai, mulai dari American, British, Australian, sampai Canadian, karena tes ini memang dirancang mencerminkan lingkungan kerja global. Karena itu, latihan mendengarkan berbagai aksen jadi salah satu kunci penting buat menghadapi bagian ini.

Reading Comprehension (Pemahaman Membaca)

Komponen ini menguji kemampuanmu membaca dan memahami teks dalam bahasa Inggris, seperti artikel berita, surat kabar, pengumuman, dan laporan bisnis. Kamu akan diminta menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan isi teks tersebut dalam waktu 75 menit untuk 100 pertanyaan. Bagian ini sering terasa menantang karena melibatkan kosakata khusus bisnis dan struktur kalimat yang kompleks. Melatih kemampuan skimming dan scanning bisa membantumu mengerjakan bagian ini lebih cepat dan akurat.

📊 Fakta Penting: TOEIC dan TOEFL Sama-Sama Dikelola ETS

TOEIC dan TOEFL sama-sama dikembangkan dan dikelola oleh ETS (Educational Testing Service), lembaga penguji asal Amerika Serikat yang juga mengelola berbagai tes standar internasional lainnya. Meski dikelola lembaga yang sama, keduanya dirancang untuk tujuan berbeda, TOEIC untuk konteks bisnis dan TOEFL untuk konteks akademis. Salah satu ciri unik TOEIC adalah bagian Listening-nya yang sengaja memasukkan variasi aksen (American, British, Australian, Canadian) untuk mencerminkan lingkungan kerja internasional yang beragam.

Apa Itu TOEFL?

TOEFL, atau Test of English as a Foreign Language, adalah ujian standar internasional yang dirancang untuk menilai kemampuan berbahasa Inggris para penutur bahasa non-Inggris. Sama seperti TOEIC, TOEFL juga dikelola oleh ETS, tapi fokusnya jelas berbeda, yaitu buat keperluan akademis. Tes ini mengukur kemampuanmu memahami, berbicara, membaca, dan menulis dalam bahasa Inggris, mencerminkan tantangan nyata di lingkungan perkuliahan. Karena itu, TOEFL sering jadi persyaratan masuk untuk perguruan tinggi dan universitas di luar negeri, terutama di negara-negara berbahasa Inggris.

TOEFL terdiri dari empat komponen utama: Listening (mendengarkan percakapan dan ceramah), Reading (memahami teks akademis), Speaking (berbicara lewat tugas berbasis rekaman), dan Writing (menulis esai maupun tugas terintegrasi). TOEFL iBT, versi berbasis internet yang paling umum dipakai, biasanya memakan waktu sekitar 2-3 jam tergantung format terbaru yang berlaku, jadi selalu cek durasi resmi terkini dari ETS sebelum mendaftar. Format ini juga menekankan integrasi keterampilan, di mana beberapa tugas menggabungkan listening dengan speaking atau reading dengan writing, mencerminkan situasi nyata di ruang kuliah. Banyak universitas ternama di berbagai negara mensyaratkan skor TOEFL tertentu untuk program sarjana maupun pascasarjana, jadi penting buat mengecek syarat resmi kampus tujuanmu.

Selain jadi syarat akademik, TOEFL juga kerap dipakai untuk keperluan visa studi di sejumlah negara, menjadikannya salah satu gerbang penting buat ambisi pendidikan internasionalmu. Banyak beasiswa bergengsi, seperti Fulbright atau Chevening, juga umumnya mensyaratkan skor TOEFL atau IELTS yang tinggi sebagai bukti kesiapan akademik pelamarnya. Karena cakupannya yang luas, mempersiapkan TOEFL biasanya butuh waktu dan usaha lebih dibanding TOEIC, apalagi buat bagian speaking dan writing yang menuntut kemampuan berekspresi. Meski begitu, hasilnya sepadan kalau kamu memang berencana melanjutkan studi ke luar negeri.

/html

Apa yang Membedakan TOEIC dan TOEFL?

Memahami perbedaan TOEIC dan TOEFL bukan cuma soal memilih tes yang tepat, tapi juga soal mengoptimalkan persiapanmu. Banyak orang salah pilih tes karena nggak tahu detail perbedaannya, yang akhirnya malah menghabiskan waktu dan biaya lebih banyak. Yuk, kita bahas lebih dalam soal konteks penggunaan, struktur ujian, tujuan skor, sampai kemampuan yang dinilai dari masing-masing tes. Dengan begitu, kamu bisa menentukan strategi belajar yang paling sesuai buat kebutuhanmu.

Konteks Penggunaan

TOEIC dirancang khusus buat menilai kemampuan berbahasa Inggris dalam konteks bisnis dan lingkungan kerja internasional, dengan fokus pada kemampuan komunikasi di situasi profesional seperti pertemuan, presentasi, dan komunikasi tertulis kantor. Tes ini sering dipakai buat promosi internal atau perekrutan di perusahaan global, terutama di kawasan yang punya banyak perusahaan berorientasi bisnis internasional seperti di Asia. TOEFL, di sisi lain, didesain buat menilai kemampuan berbahasa Inggris untuk tujuan akademis dan sering jadi persyaratan masuk bagi pelamar yang mau melanjutkan studi di perguruan tinggi luar negeri. TOEFL lebih berorientasi ke lingkungan kampus, di mana kamu perlu memahami kuliah, diskusi seminar, dan tulisan akademis.

Struktur dan Komponen Ujian

TOEIC terdiri dari dua bagian utama, yaitu Listening Comprehension dan Reading Comprehension, dengan fokus pada kemampuan berkomunikasi dalam konteks bisnis. Struktur yang lebih sederhana ini membuat TOEIC relatif lebih mudah dipersiapkan dalam waktu singkat, cocok buat kamu yang butuh sertifikasi cepat. TOEFL, sebaliknya, terdiri dari empat bagian yaitu Listening, Reading, Speaking, dan Writing, mencakup aspek kemampuan bahasa Inggris yang lebih luas sesuai kebutuhan akademis. Dengan integrasi tugas antar-skill, persiapan TOEFL cenderung lebih intensif dan sering membutuhkan bimbingan khusus, terutama buat bagian speaking dan writing.

Tujuan Penggunaan Skor

Skor TOEIC umumnya dipakai perusahaan dan lembaga bisnis buat menilai kemampuan bahasa Inggris calon karyawan maupun pegawai yang sudah ada, dan bisa jadi salah satu faktor dalam pertimbangan posisi atau penugasan proyek internasional. Skor TOEFL, di sisi lain, dipakai sebagai tolok ukur kemampuan bahasa Inggris seseorang yang ingin melanjutkan studi di lembaga pendidikan tinggi luar negeri. Karena tujuan yang berbeda ini, penting buat kamu memastikan dulu skor mana yang diminta oleh tujuanmu, entah itu perusahaan atau kampus incaran. Salah pilih skor bisa bikin dokumen aplikasimu nggak memenuhi syarat yang diminta.

Kemampuan yang Dinilai

TOEIC fokus menilai kemampuan berkomunikasi praktis dalam konteks bisnis, termasuk pemahaman percakapan dan teks tertulis dalam situasi profesional sehari-hari di kantor. TOEFL, sebaliknya, menguji kemampuan mendengarkan, membaca, berbicara, dan menulis dalam konteks akademis, seperti memahami perkuliahan, membaca materi akademis, dan berpartisipasi dalam diskusi kelas. TOEFL juga menekankan kemampuan analitis, seperti merangkum argumen atau memberikan opini berdasarkan bacaan, yang penting buat sukses di lingkungan universitas. Karena perbedaan fokus ini, strategi belajar buat kedua tes juga perlu disesuaikan dengan kemampuan yang benar-benar diuji.

PERBANDINGAN

TOEIC vs TOEFL Sekilas

Aspek TOEIC TOEFL
Fokus Utama Komunikasi bisnis & dunia kerja Kemampuan akademis
Komponen Ujian Listening & Reading (Speaking/Writing opsional terpisah) Listening, Reading, Speaking, Writing
Rentang Skor 10 – 990 0 – 120 (iBT)
Durasi Tes* ± 2 jam ± 2-3 jam
Umumnya Dipakai Untuk Rekrutmen kerja, sertifikasi korporat Pendaftaran kuliah/beasiswa luar negeri
Masa Berlaku Skor ± 2 tahun ± 2 tahun

*Durasi bisa berubah mengikuti pembaruan format resmi dari ETS. Selalu cek ets.org untuk detail terbaru sebelum mendaftar.

📊 Fakta Penting: Cek Dulu Skor yang Diminta

Baik TOEIC maupun TOEFL umumnya punya masa berlaku skor sekitar 2 tahun sejak tanggal tes, meski beberapa institusi atau perusahaan bisa punya kebijakan berbeda. Karena itu, penting buat memperhitungkan waktu pengambilan tesmu supaya skornya masih berlaku saat dibutuhkan. Sebelum mendaftar tes, selalu cek dulu syarat skor resmi dari universitas, perusahaan, atau program beasiswa yang kamu tuju, karena tiap institusi bisa punya ambang nilai yang berbeda-beda.

Pilih Mana: TOEIC atau TOEFL?

Pemilihan antara TOEIC atau TOEFL sebaiknya didasarkan pada tujuan dan kebutuhan pribadimu. Sebelum memutuskan, pertimbangkan juga biaya dan ketersediaan tesnya, karena TOEIC biasanya lebih sering diadakan di pusat tes bisnis, sementara TOEFL mungkin perlu pendaftaran lebih awal karena popularitasnya di kalangan pelajar. Konsultasi dengan konselor karier atau pendidikan juga bisa membantu memberi perspektif yang lebih sesuai dengan situasimu. Berikut panduan singkat buat membantumu menentukan pilihan.

Pilih TOEIC Jika…

Kamu sedang mencari pekerjaan di lingkungan bisnis internasional atau butuh sertifikasi cepat buat keperluan kerja. Kemampuan bahasa Inggrismu terutama diperlukan buat situasi profesional dan komunikasi bisnis sehari-hari, bukan buat keperluan akademis. Kamu ingin menunjukkan kemampuan bahasa Inggris secara khusus dalam konteks kerja, tanpa perlu repot dengan bagian speaking atau writing yang lebih menantang. Kalau kariermu ada di sektor korporat, TOEIC bisa jadi investasi cepat yang meningkatkan peluang promosi atau relokasi ke cabang internasional.

Pilih TOEFL Jika…

Rencanamu adalah melanjutkan studi di perguruan tinggi atau universitas luar negeri, entah buat program sarjana maupun pascasarjana. Kamu butuh skor bahasa Inggris buat memenuhi persyaratan masuk kampus atau program akademis tertentu, termasuk aplikasi beasiswa. Tujuanmu adalah menguasai keterampilan bahasa Inggris secara menyeluruh, termasuk kemampuan mendengarkan, membaca, berbicara, dan menulis dalam konteks akademis. Bagi calon mahasiswa, TOEFL nggak cuma memenuhi syarat masuk, tapi juga membantu mempersiapkanmu menghadapi tantangan akademik seperti menulis paper atau presentasi kelas.

💡 Tips Cepat Persiapan TOEIC & TOEFL

  • Latih Listening Beragam Aksen: Biasakan dengar American, British, Australian, dan Canadian English, terutama buat TOEIC.
  • Bangun Kosakata dari Sumber Terpercaya: Baca artikel bisnis (buat TOEIC) atau materi akademis (buat TOEFL) secara rutin.
  • Kerjakan Simulasi dengan Waktu Terbatas: Biasakan diri dengan tekanan waktu asli supaya nggak kaget saat ujian sesungguhnya.
  • Gunakan Materi Resmi ETS: Buku dan soal latihan resmi biasanya paling akurat menggambarkan format ujian terbaru.
  • Pertimbangkan Kursus Terstruktur: Bimbingan dari pengajar berpengalaman bisa bantu kamu belajar lebih terarah, terutama buat bagian speaking dan writing TOEFL.

Kesimpulan

TOEIC dan TOEFL adalah dua ujian bahasa Inggris populer yang sama-sama dikembangkan oleh ETS, tapi punya fokus dan tujuan yang berbeda. TOEIC dirancang buat menilai kemampuan berbahasa Inggris dalam konteks bisnis dan lingkungan kerja internasional, sementara TOEFL lebih berorientasi pada penilaian kemampuan bahasa Inggris untuk keperluan akademis. Pemilihan antara keduanya sebaiknya didasarkan pada tujuan pribadimu, entah itu buat karier di dunia bisnis global atau buat pendidikan tinggi di negara berbahasa Inggris. Dengan memahami perbedaan ini, kamu bisa menghindari salah pilih tes yang cuma buang-buang waktu dan biaya.

Kedua tes ini juga terus berkembang mengikuti perkembangan teknologi, termasuk format online yang memudahkan akses dari mana saja. Meski begitu, kunci suksesnya tetap sama, yaitu persiapan yang konsisten dan pemahaman mendalam soal kelemahan pribadimu dalam bahasa Inggris. Jangan lupa juga buat selalu cek syarat skor resmi dari universitas, perusahaan, atau program beasiswa yang kamu tuju sebelum menentukan target. Dengan begitu, persiapanmu jadi lebih terarah dan efisien.

Sekarang kamu sudah tahu apa saja yang perlu dipersiapkan buat menghadapi TOEIC maupun TOEFL. Mulai persiapanmu dari sekarang buat mencapai skor yang memenuhi target kariermu atau universitas incaranmu. Banyak sekali materi latihan yang tersedia di internet, tapi kalau kamu masih bingung harus mulai dari mana, jangan ragu buat cari bimbingan yang tepat. Yuk, mulai langkah pertamamu hari ini!

Siap Hadapi TOEIC atau TOEFL? Ultimate Education Siap Membantu!

Kalau kamu masih bingung menentukan pilihan antara TOEIC dan TOEFL, atau sudah tahu tesnya tapi butuh bimbingan buat persiapannya, Ultimate Education bisa jadi partner belajar yang tepat. Kami menyediakan pendampingan persiapan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan target skormu, baik untuk keperluan kerja maupun kuliah ke luar negeri. Materi belajar dirancang supaya kamu lebih siap menghadapi tiap komponen ujian, dari listening sampai writing. Jadi, kamu nggak perlu bingung sendirian menentukan strategi belajar yang tepat.

Selain persiapan TOEIC dan TOEFL, kami juga menyediakan kursus intensif dan bimbingan profesional untuk berbagai tes internasional lain yang mendukung rencana studi maupun kariermu, seperti:

  • Persiapan TOEIC
  • TOEFL iBT & ITP
  • IELTS
  • Persiapan Tes BIPA
  • Persiapan Tes HSK (Level 1-9)
  • SAT
  • GMAT
  • GRE
  • ACT
  • GED

Dengan pengajar berpengalaman, metode belajar interaktif, serta dukungan materi lengkap dan simulasi tes, kami sudah membantu banyak peserta meraih hasil optimal sesuai target masing-masing. Kami juga menawarkan bimbingan tambahan sesuai kebutuhan spesifikmu, entah itu buat keperluan karier maupun akademik. Semua program dikemas fleksibel supaya bisa menyesuaikan jadwal dan kesibukanmu sehari-hari. 📌 Jadi, tunggu apa lagi?

Wujudkan targetmu menguasai bahasa Inggris bersama Ultimate Education, tempat kursus terpercaya untuk persiapan berbagai tes internasional. Dengan pendekatan yang komprehensif, kami membantu kamu memahami materi, menyusun strategi belajar, dan membangun kepercayaan diri untuk menghadapi TOEIC maupun TOEFL. Ingin tahu lebih lanjut tentang program kami? Hubungi tim kami hari ini atau kunjungi situs resmi Ultimate Education di www.ultimateducation.co.id. 🌏✨

Frequently Asked Questions (FAQ)

Q: Apa beda TOEIC dan TOEFL?

A: TOEIC menilai kemampuan bahasa Inggris dalam konteks bisnis, sedangkan TOEFL lebih fokus pada aspek akademis. Perbedaan ini juga mencakup gaya soal — TOEIC lebih langsung dan praktis, sementara TOEFL memerlukan analisis yang lebih dalam seperti dalam esai akademis.

Q: Manakah yang lebih sulit, TOEIC atau TOEFL?

A: Tingkat kesulitan tergantung latar belakang dan pengalaman masing-masing orang. TOEIC cenderung berbasis pilihan ganda yang bisa dilatih polanya, sementara TOEFL bisa terasa lebih menantang karena bagian speaking dan writing menuntut kemampuan berekspresi.

Q: Berapa lama hasil TOEIC atau TOEFL berlaku?

A: Umumnya, skor TOEIC maupun TOEFL berlaku selama dua tahun sejak tanggal tes. Meski begitu, beberapa institusi atau perusahaan bisa punya kebijakan masa berlaku yang berbeda, jadi selalu cek syarat resminya.

Q: Berapa skor yang dianggap baik untuk TOEIC dan TOEFL?

A: Skor yang dianggap baik bervariasi tergantung tujuan penggunaannya, tapi secara umum skor TOEFL di atas 90 atau skor TOEIC di atas 800 sering dianggap memadai. Untuk universitas top dunia, target yang lebih tinggi seperti TOEFL 100+ atau TOEIC 900+ biasanya lebih aman, jadi tetap cek syarat resmi tujuanmu.

Q: Bagaimana cara mempersiapkan diri untuk TOEIC atau TOEFL?

A: Belajar secara terstruktur menggunakan sumber resmi, lalu berlatih dengan simulasi ujian supaya terbiasa dengan format dan jenis pertanyaannya. Menambahkan rutinitas harian seperti mendengarkan audio berbahasa Inggris dan berlatih speaking dengan partner juga membantu hasil jadi lebih optimal.

Q: Bisakah saya mengambil TOEIC dan TOEFL sekaligus?

A: Bisa saja, apalagi kalau kamu butuh kedua sertifikat untuk tujuan berbeda, misalnya kerja dan kuliah. Tapi karena fokus persiapannya berbeda, sebaiknya susun jadwal belajar yang jelas supaya nggak keteteran mempersiapkan keduanya sekaligus.

Q: Apakah TOEIC atau TOEFL bisa diambil secara online?

A: Keduanya menawarkan opsi tes berbasis komputer atau online di sejumlah lokasi, tergantung ketersediaan penyelenggara di wilayahmu. Cek langsung ke pusat tes resmi atau situs ETS untuk info format dan jadwal terbaru di daerahmu.

Respon
< 5 menit ⚡
#1 EDUCATION CONSULTANT

Sudah Tahu Bedanya TOEIC dan TOEFL, Sekarang Bingung Mana yang Cocok Buatmu?

Chat langsung dengan admin kami buat konsultasi pilih tes yang tepat sesuai tujuanmu — gratis, tanpa ribet, dan biasanya dibalas dalam hitungan menit.

4.9/5 · Dipercaya Ribuan Siswa
98% Acceptance Rate
Chat Admin Sekarang

Daftar isi Artikel

Ultimate Education
Ultimate Education Online Sekarang

Halo! 👋 Mau tanya soal target skor IELTS, SAT, GRE, atau GMAT kamu? Atau bingung pilih jurusan & kampus? Yuk konsultasi dulu, gratis.

Biasanya dibalas dalam 5 menit
Chat Sekarang via WhatsApp

Daftar Artikel Lainnya

Konsultasi Gratis Dibalas dalam 5 menit