Taiwan semakin menarik perhatian mahasiswa internasional karena menawarkan kombinasi pendidikan berkualitas, lingkungan yang relatif aman, perkembangan teknologi yang kuat, dan banyak pilihan program berbahasa Inggris maupun Mandarin. Salah satu peluang yang paling banyak dicari oleh pelajar Indonesia adalah MOE Taiwan Scholarship yang diberikan oleh Ministry of Education Taiwan. Program ini ditujukan untuk mahasiswa internasional yang ingin menempuh pendidikan gelar pada jenjang sarjana, magister, atau doktor. Dengan dukungan tuition dan tunjangan hidup bulanan, beasiswa ini dapat membantu mengurangi beban biaya selama menempuh studi di Taiwan.
Untuk pelamar Indonesia pada 2026, MOE Taiwan Scholarship menyediakan 41 kuota penerima dan pendaftaran ditutup pada 31 Maret 2026. Program beasiswa dan pendaftaran universitas merupakan dua proses yang berbeda, sehingga peserta tetap harus mengajukan aplikasi ke universitas Taiwan yang dituju. Selain kemampuan akademik, peserta juga perlu memperhatikan persyaratan bahasa berdasarkan bahasa pengantar program yang dipilih. Karena itu, persiapan sebaiknya dimulai dari riset universitas, dokumen akademik, kemampuan bahasa, hingga study plan jauh sebelum deadline.
Apa Itu Beasiswa MOE Taiwan 2026?
MOE Taiwan Scholarship adalah beasiswa dari Ministry of Education Taiwan untuk mahasiswa internasional yang ingin menempuh program S1, S2, atau S3 di Taiwan. Untuk pelamar Indonesia pada 2026, tersedia 41 kuota dengan deadline pendaftaran 31 Maret 2026. Penerima memperoleh subsidi tuition hingga NT$40.000 per semester dan tunjangan hidup bulanan sesuai jenjang. Pendaftaran scholarship dan admission universitas dilakukan secara terpisah.
- S1: NT$15.000 per bulan.
- S2/S3: NT$20.000 per bulan.
- Tuition subsidy: maksimal NT$40.000 per semester.
- Deadline Indonesia 2026: 31 Maret 2026.
- Kuota Indonesia 2026: 41 penerima.
Apa Itu MOE Taiwan Scholarship?
MOE Taiwan Scholarship merupakan program beasiswa resmi dari Ministry of Education Taiwan untuk mendorong mahasiswa internasional berprestasi mengikuti pendidikan tinggi di Taiwan. Beasiswa ini tersedia untuk degree-seeking students pada program Bachelor, Master, dan Doctoral. Tujuan program tidak hanya mendukung pendidikan mahasiswa internasional, tetapi juga memperluas pertukaran akademik dan hubungan antara Taiwan dengan berbagai negara. Program ini berbeda dengan Huayu Enrichment Scholarship yang lebih berfokus pada pembelajaran bahasa Mandarin non-gelar.
Bagi mahasiswa Indonesia, program ini dikelola melalui jalur lokal yang berkaitan dengan Taipei Economic and Trade Office atau TETO. TETO Jakarta memiliki Education Liaison yang memang menangani promosi pendidikan Taiwan serta administrasi Taiwan Scholarship untuk mahasiswa Indonesia. Karena ketentuan lokal dapat berbeda dari negara lain, applicant Indonesia sebaiknya mengikuti panduan yang diterbitkan oleh TETO Indonesia atau Taiwan Education Center Indonesia. Jangan menggunakan deadline atau persyaratan dari TECO Amerika, Jepang, atau negara lain sebagai acuan aplikasi Indonesia.
Cakupan Beasiswa MOE Taiwan 2026
MOE Taiwan Scholarship memberikan dua komponen pendanaan utama, yaitu tuition subsidy dan monthly stipend. Untuk tuition, pemerintah Taiwan memberikan subsidi hingga NT$40.000 per semester kepada setiap penerima. Jika tuition dan eligible academic fees melebihi batas tersebut, selisihnya menjadi tanggung jawab mahasiswa kecuali universitas memberikan diskon tambahan. Jadi, meskipun sering disebut sebagai “beasiswa penuh”, applicant tetap perlu membaca struktur biaya universitas dengan cermat.
Komponen kedua adalah living allowance bulanan. Mahasiswa undergraduate menerima NT$15.000 per bulan, sedangkan mahasiswa Master dan Doctoral menerima NT$20.000 per bulan. Dana tersebut diberikan melalui universitas untuk membantu kebutuhan hidup selama masa studi. Namun, jumlah tersebut tidak otomatis berarti seluruh biaya hidup akan tertutup di setiap kota atau untuk setiap gaya hidup.
Cakupan Beasiswa MOE Taiwan 2026
| Komponen | Benefit | Catatan |
|---|---|---|
| Tuition & Academic Fees | Maks. NT$40.000/semester | Selisih di atas batas dapat menjadi tanggungan mahasiswa. |
| Tunjangan S1 | NT$15.000/bulan | Untuk undergraduate recipient. |
| Tunjangan S2 & S3 | NT$20.000/bulan | Untuk graduate recipient. |
Baca juga : Biaya GMAT 2026 di Indonesia: Harga Tes, Biaya Tambahan, Format, dan Tips Persiapan MBA
Apa yang Tidak Ditanggung Beasiswa?
Salah satu koreksi penting dari artikel lama adalah istilah “beasiswa penuh” perlu digunakan secara hati-hati. Guidelines resmi menjelaskan bahwa beberapa pengeluaran tidak termasuk dalam tuition subsidy, seperti administration fees, thesis advising fees, insurance premiums, accommodation, dan internet access. Tiket pesawat ke Taiwan juga bukan komponen standar yang ditanggung MOE Taiwan Scholarship. Karena itu, penerima tetap harus menyiapkan dana pribadi untuk beberapa kebutuhan sebelum dan selama studi.
Biaya asrama dan kehidupan sehari-hari juga sebaiknya dihitung sebelum berangkat. Tunjangan hidup memang membantu, tetapi harga akomodasi dan kebutuhan bulanan dapat berbeda berdasarkan kota, kampus, dan jenis tempat tinggal. Beberapa universitas memberikan diskon tambahan kepada penerima Taiwan Scholarship, tetapi kebijakan tersebut berbeda antarkampus. Selalu periksa halaman financial information universitas tujuan agar tidak mengandalkan asumsi bahwa seluruh pengeluaran otomatis ditanggung scholarship.
📌 Jangan Salah Paham Istilah “Fully Funded”
MOE Taiwan Scholarship memberikan dukungan finansial yang besar, tetapi tidak otomatis membayar seluruh kebutuhan mahasiswa. Tuition subsidy memiliki batas maksimal NT$40.000 per semester. Akomodasi, insurance, internet, administration fee, dan beberapa biaya lainnya dapat menjadi tanggungan penerima. Karena itu, tetap buat personal budget sebelum menerima offer universitas.
Durasi Beasiswa MOE Taiwan
Durasi maksimal scholarship bergantung pada jenjang pendidikan yang ditempuh. Program Bachelor mendapatkan dukungan maksimal selama empat tahun, Master maksimal dua tahun, dan Doctoral maksimal empat tahun. Guidelines juga menyatakan total periode seseorang memegang Taiwan Scholarship tidak boleh melebihi lima tahun apabila menerima scholarship untuk kombinasi jenjang studi. Ketentuan ini perlu dibedakan dari durasi setiap program akademik yang secara aktual dapat memiliki struktur tertentu.
Award period biasanya dimulai pada 1 September dan berlangsung sampai 31 Agustus tahun berikutnya. Penerima harus tiba dan mendaftar di universitas sesuai jadwal yang ditetapkan, kecuali terdapat persetujuan khusus atas keterlambatan. Living allowance dimulai saat penerima benar-benar terdaftar di universitas. Jika mahasiswa lulus, mengundurkan diri, ditangguhkan, atau scholarship dicabut, pembayaran dapat dihentikan.
Baca juga : Pentingnya Ikut Mock Test: Uji Skor IELTS dan TOEFL Kamu
Siapa yang Bisa Mendaftar?
Secara umum, pelamar harus merupakan warga negara asing dengan ijazah sekolah menengah atau pendidikan tinggi yang relevan, memiliki catatan akademik yang baik, dan berkarakter baik. Applicant tidak boleh merupakan warga negara Taiwan atau Overseas Chinese student. Mereka juga tidak boleh sedang mengambil atau pernah menyelesaikan jenjang yang sama di Taiwan dalam kondisi yang dilarang oleh guidelines. Penerima Taiwan Scholarship sebelumnya juga memiliki batas total masa award yang perlu diperhatikan.
Applicant yang sedang menyelesaikan pendidikan di Taiwan dan akan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dapat memiliki pengecualian tertentu. Exchange students atau peserta dual/joint degree dalam skema kerja sama institusi biasanya tidak eligible berdasarkan ketentuan umum program. Applicant juga tidak boleh menerima scholarship pemerintah Taiwan lain pada periode yang bertentangan dengan aturan program. Karena eligibility memiliki beberapa pengecualian, baca guideline lokal Indonesia sebelum mengajukan aplikasi final.
Baca juga : 5 Program Pertukaran Pelajar Selain IISMA untuk Wujudkan Mimpi Kuliah di Luar Negeri
Dokumen Beasiswa MOE Taiwan 2026 untuk Pelamar Indonesia
Untuk Indonesia 2026, dokumen yang dilaporkan dalam pengumuman program mencakup application form, passport dan family card, ijazah serta transkrip, bukti pendaftaran universitas Taiwan, recommendation letters, dan sertifikat bahasa sesuai program. Dokumen dapat diminta dalam bahasa Inggris atau Mandarin dan beberapa dokumen akademik dari luar negeri memerlukan legalisasi sesuai ketentuan. Applicant juga tetap harus mendaftar langsung ke universitas Taiwan secara terpisah. Karena detail checklist dapat berubah, gunakan panduan TETO Indonesia untuk memastikan format terbaru.
1. Formulir Aplikasi
Applicant perlu menyelesaikan aplikasi Taiwan Scholarship melalui sistem yang ditentukan dan memenuhi proses lokal TETO Indonesia. Untuk 2026, pelamar Indonesia juga diminta melakukan pendaftaran online melalui Taiwan Scholarship and Huayu Enrichment Scholarship Application System. Selain online application, proses Indonesia juga melibatkan pengiriman hardcopy ke TETO Jakarta berdasarkan panduan 2026 yang dilaporkan. Karena deadline hardcopy sangat penting, jangan menunggu hari terakhir untuk menyiapkan pengiriman.
2. Ijazah dan Transkrip Akademik
Ijazah dan transkrip digunakan untuk menunjukkan academic record dan eligibility berdasarkan jenjang yang ingin diambil. Applicant S1 menggunakan dokumen pendidikan menengah, sedangkan pelamar S2 dan S3 menggunakan qualification pendidikan sebelumnya. Jika dokumen tidak dalam bahasa yang diterima, translation dapat diperlukan. Untuk lulusan institusi di luar Indonesia, aturan autentikasi atau legalisasi dapat mengikuti ketentuan TETO yang memiliki yurisdiksi terhadap negara tersebut.
3. Bukti Pendaftaran Universitas di Taiwan
Beasiswa tidak otomatis mendaftarkan kamu ke universitas. Applicant perlu melakukan university application secara terpisah dan menyediakan bukti bahwa aplikasi admission sudah dilakukan. Bukti tersebut dapat berupa acknowledgment atau dokumen lain dari institusi target sesuai panduan aplikasi. Karena deadline universitas dapat berbeda dengan deadline Taiwan Scholarship, buat timeline dua jalur aplikasi sejak awal.
4. Surat Rekomendasi
Untuk Indonesia 2026, applicant diminta menyediakan dua recommendation letters dalam bahasa Inggris atau Mandarin. Rekomendasi dapat berasal dari pihak akademik atau profesional yang benar-benar mengetahui kemampuan dan potensi applicant. Surat yang terlalu generik biasanya kurang membantu dibandingkan rekomendasi yang memberikan contoh konkret mengenai academic performance, work ethic, research ability, atau leadership. Berikan recommender waktu yang cukup agar surat tidak dibuat terburu-buru mendekati deadline.
5. Sertifikat Kemampuan Bahasa
Persyaratan bahasa bergantung pada bahasa pengantar program tujuan. Untuk program yang tidak sepenuhnya menggunakan bahasa Inggris, applicant Indonesia 2026 dilaporkan perlu menyediakan TOCFL minimal level B1 sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk program yang menggunakan bahasa Inggris, applicant perlu memberikan sertifikat English proficiency yang diakui sesuai persyaratan program dan aplikasi. Jangan mengambil IELTS, TOEFL, atau TOCFL tanpa memastikan tes mana yang benar-benar diterima oleh universitas dan scholarship pathway-mu.
Apakah Harus Bisa Bahasa Mandarin?
Tidak semua applicant MOE Taiwan Scholarship harus mengambil program berbahasa Mandarin. Taiwan memiliki berbagai degree programs yang disampaikan dalam bahasa Inggris, sehingga mahasiswa internasional dapat memilih program sesuai bidang dan kemampuan bahasa. Namun, jika program yang dipilih tidak sepenuhnya English-taught, bukti kemampuan Mandarin melalui TOCFL dapat menjadi persyaratan. Karena itu, bahasa yang perlu dipersiapkan harus mengikuti program akademik yang dipilih dan bukan hanya berdasarkan negara tujuan.
Jangan juga menganggap belajar Mandarin tidak berguna hanya karena program kuliahmu menggunakan bahasa Inggris. Kemampuan Mandarin dasar dapat sangat membantu ketika berbelanja, menggunakan transportasi, berkomunikasi dengan masyarakat lokal, atau mencari kesempatan akademik dan profesional tambahan. Bahkan beberapa kegiatan kampus dan peluang internship dapat menjadi lebih mudah diakses jika kemampuan Mandarinmu berkembang. Jadi, English dan Mandarin dapat memiliki fungsi yang berbeda selama studi di Taiwan.
Apakah IELTS atau TOEFL Wajib?
IELTS atau TOEFL tidak otomatis menjadi persyaratan universal untuk seluruh applicant. Yang penting adalah kamu memenuhi bukti kemampuan bahasa yang diminta oleh program berbahasa Inggris yang dituju serta requirement Taiwan Scholarship untuk kategori tersebut. Beberapa universitas menerima IELTS, TOEFL, atau sertifikat English proficiency lain dengan ketentuan skor yang berbeda. Selalu cek admission page dari universitas, bukan hanya artikel scholarship.
Jika program targetmu meminta IELTS, persiapkan skor berdasarkan minimum requirement kampus dan bukan hanya target “asal punya sertifikat”. Kemampuan akademik dalam Reading, Writing, Listening, dan Speaking juga akan digunakan setelah perkuliahan dimulai. Jika requirement universitas berada di level tertentu, target sedikit di atas minimum dapat memberikan margin yang lebih aman. Mulailah dengan diagnostic test supaya kamu mengetahui berapa jauh gap kemampuan saat ini dengan target.
Cara Daftar MOE Taiwan Scholarship 2026 untuk Indonesia
Untuk 2026, applicant Indonesia melakukan pendaftaran scholarship dan admission universitas secara terpisah. Informasi yang dipublikasikan untuk pelamar Indonesia menyebutkan bahwa dokumen hardcopy dikirim ke Taipei Economic and Trade Office, Gedung Artha Graha Lantai 17, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52–53, Jakarta Selatan 12190 dengan keterangan aplikasi beasiswa pada amplop. Applicant juga melakukan pendaftaran online melalui Taiwan Scholarship application system. Deadline aplikasi Indonesia 2026 adalah 31 Maret 2026.
✅ Alur Daftar MOE Taiwan Scholarship
- Pilih universitas dan program yang sesuai dengan tujuan studi.
- Cek bahasa pengantar dan siapkan TOEFL/IELTS atau TOCFL jika diperlukan.
- Daftar ke universitas dan simpan bukti aplikasi.
- Lengkapi aplikasi MOE Scholarship melalui sistem online.
- Siapkan hardcopy dokumen sesuai checklist TETO Indonesia.
- Kirim sebelum deadline dan pastikan seluruh dokumen sudah lengkap.
Deadline MOE Taiwan Scholarship 2026
Untuk pelamar Indonesia, periode MOE Taiwan Scholarship 2026 sudah ditutup pada 31 Maret 2026. Artinya, jika kamu membaca artikel ini setelah deadline tersebut, kamu perlu mempersiapkan diri untuk periode aplikasi berikutnya. Secara umum, guidelines Taiwan Scholarship menyebut application period pada prinsipnya berada sekitar 1 Februari sampai 31 Maret, tetapi jadwal final ditentukan masing-masing Taiwan Representative Office. Karena itu, jangan mengasumsikan deadline 2027 akan otomatis sama tanpa mengecek pengumuman resmi terbaru.
Waktu setelah deadline justru bisa digunakan untuk mempersiapkan aplikasi tahun berikutnya dengan lebih matang. Kamu bisa memperbaiki nilai bahasa, mencari program yang cocok, meminta recommendation letter, dan menyusun study plan lebih kuat. Jika ingin mendaftar S2 atau S3, kamu juga dapat mulai memetakan research interest dan calon supervisor jika program membutuhkannya. Persiapan seperti ini jauh lebih efektif dibandingkan menunggu sampai pengumuman scholarship dibuka.
Berapa Kuota MOE Taiwan Scholarship untuk Indonesia?
Pada program 2026, Indonesia mendapatkan 41 kuota MOE Taiwan Scholarship. Jumlah ini menunjukkan bahwa peluang memang tersedia, tetapi kompetisinya tetap cukup tinggi karena scholarship diberikan kepada applicant dengan profil yang dianggap kuat. Selain nilai akademik, kualitas study plan, recommendation, language readiness, dan konsistensi tujuan studi dapat membantu aplikasi terlihat lebih matang. Karena itu, jangan melihat kuota hanya sebagai angka tanpa mempersiapkan kualitas dokumen.
Informasi terbaru pada pertengahan 2026 juga menunjukkan total penerima beberapa program scholarship Taiwan dari Indonesia cukup kompetitif. Hal tersebut memperlihatkan tingginya minat pelajar Indonesia terhadap studi di Taiwan. Namun, jumlah applicant maupun penerima dapat berubah setiap tahun berdasarkan budget dan keputusan perwakilan lokal. Gunakan angka kuota 2026 sebagai informasi tahun tersebut, bukan jaminan untuk intake berikutnya.
Tips Meningkatkan Peluang Lolos
1. Pilih Program yang Konsisten dengan Background
Admissions dan scholarship committee biasanya ingin melihat alasan yang logis di balik pilihan studi. Jika kamu ingin berpindah bidang secara signifikan, jelaskan hubungan antara pengalaman sebelumnya dengan tujuan barumu. Tunjukkan skill yang dapat ditransfer dan alasan mengapa program di Taiwan menjadi langkah yang masuk akal. Study plan yang memiliki alur jelas akan lebih meyakinkan dibandingkan narasi umum seperti “Taiwan memiliki pendidikan bagus”.
2. Buat Study Plan yang Spesifik
Study plan sebaiknya menjawab apa yang ingin kamu pelajari, mengapa memilih program tersebut, dan apa yang akan dilakukan setelah lulus. Hindari terlalu banyak paragraf yang hanya memuji Taiwan tanpa menjelaskan hubungan dengan tujuan akademikmu. Sertakan mata kuliah, research area, atau fasilitas yang relevan jika memang sudah melakukan riset. Semakin spesifik argumentasimu, semakin terlihat bahwa universitas dan program dipilih secara serius.
3. Siapkan Bahasa dari Jauh Hari
TOEFL, IELTS, maupun TOCFL membutuhkan persiapan jika kemampuan saat ini belum memenuhi requirement. Jangan menunggu scholarship dibuka baru mengikuti diagnostic test. Dengan waktu lebih panjang, kamu dapat mengulang official test jika hasil pertama belum mencapai target. Selain membantu scholarship, kemampuan bahasa yang baik juga akan memudahkan proses perkuliahan setelah diterima.
4. Jangan Gunakan Recommendation Letter Generik
Pilih recommender yang benar-benar mengenal kemampuanmu. Surat dari seseorang dengan jabatan tinggi tetapi hampir tidak pernah berinteraksi denganmu belum tentu lebih kuat daripada surat dari dosen atau supervisor yang bisa memberikan contoh konkret. Berikan CV, study plan, dan informasi program kepada recommender agar mereka memahami konteks aplikasi. Minta surat jauh sebelum deadline sehingga recommender memiliki waktu membuat rekomendasi yang lebih berkualitas.
5. Daftar Universitas Jangan Terlalu Mepet
Scholarship dan admission universitas berjalan terpisah. Jika menunggu terlalu lama untuk mendaftar ke universitas, kamu dapat kesulitan menyediakan proof of application yang diperlukan. Buat spreadsheet berisi deadline kampus, scholarship, bahasa, legalisasi, recommendation, dan dokumen lain. Dengan timeline seperti itu, proses aplikasi menjadi lebih mudah dikontrol.
Persiapkan IELTS atau TOEFL untuk Target Kuliah di Taiwan
Jika kamu memilih degree program yang menggunakan bahasa Inggris, kemampuan English proficiency dapat menjadi salah satu bagian penting dari application. Jangan hanya mengejar skor minimum tanpa memahami bagaimana kemampuan itu akan digunakan setelah kuliah dimulai. Kamu nantinya perlu membaca jurnal, membuat paper, mengikuti lecture, melakukan presentasi, dan berdiskusi dengan mahasiswa dari berbagai negara. Karena itu, proses persiapan tes sekaligus dapat digunakan untuk membangun academic English yang lebih kuat.
Ultimate Education dapat membantu persiapan IELTS atau TOEFL berdasarkan target skor dan timeline aplikasi universitasmu. Mulailah dengan diagnostic test untuk mengetahui kemampuan awal dan area yang perlu diperbaiki. Setelah itu, susun jadwal berdasarkan deadline university admission dan scholarship sehingga official test tidak diambil terlalu mendekati batas waktu. Dengan persiapan yang lebih awal, kamu memiliki ruang untuk retake jika skor pertama belum sesuai target.
Frequently Asked Questions (FAQ)
Q: Apa saja benefit MOE Taiwan Scholarship 2026?
A: Scholarship memberikan subsidi tuition hingga NT$40.000 per semester. Mahasiswa S1 menerima tunjangan NT$15.000 per bulan. Mahasiswa Master dan Doctoral menerima NT$20.000 per bulan. Biaya seperti accommodation, insurance, administration fee, dan internet tidak otomatis ditanggung.
Q: Kapan deadline MOE Taiwan Scholarship Indonesia 2026?
A: Deadline untuk applicant Indonesia pada 2026 adalah 31 Maret 2026. Periode tersebut sekarang sudah selesai. Jika ingin mendaftar pada tahun berikutnya, pantau informasi dari TETO Indonesia dan Taiwan Education Center Indonesia. Jangan mengasumsikan deadline tahun berikutnya pasti sama.
Q: Berapa kuota MOE Taiwan Scholarship Indonesia 2026?
A: Program MOE Taiwan Scholarship 2026 untuk Indonesia menyediakan 41 kuota. Kuota dapat berubah dari satu tahun ke tahun berikutnya. Jumlahnya ditentukan berdasarkan kebijakan dan alokasi program. Karena itu, gunakan angka 41 hanya untuk periode 2026.
Q: Apakah harus bisa Mandarin untuk mendapat beasiswa?
A: Tidak selalu. Applicant dapat memilih program berbahasa Inggris jika tersedia dan memenuhi English proficiency requirement. Program yang tidak menggunakan bahasa Inggris dapat meminta TOCFL sesuai ketentuan yang berlaku. Selalu cek bahasa pengantar program sebelum mengambil tes.
Q: Apakah pendaftaran universitas dan beasiswa sama?
A: Tidak. Applicant harus mendaftar ke universitas Taiwan secara terpisah dari aplikasi MOE Taiwan Scholarship. Bukti bahwa kamu sudah melakukan university application dapat menjadi bagian dari dokumen scholarship. Karena deadline kampus dan scholarship bisa berbeda, keduanya perlu dipersiapkan bersamaan.
Q: Apakah MOE Taiwan Scholarship benar-benar fully funded?
A: Scholarship memberikan pendanaan yang besar tetapi tidak menanggung seluruh jenis pengeluaran. Tuition subsidy dibatasi sampai NT$40.000 per semester. Accommodation, insurance, administration fee, internet, dan sejumlah biaya lain dapat menjadi tanggungan mahasiswa. Karena itu, applicant tetap perlu menyiapkan personal budget.
Kesimpulan
MOE Taiwan Scholarship 2026 menjadi salah satu pilihan menarik bagi mahasiswa Indonesia yang ingin menempuh pendidikan S1, S2, atau S3 di Taiwan. Program memberikan subsidi tuition maksimal NT$40.000 per semester serta monthly stipend NT$15.000 untuk S1 dan NT$20.000 untuk S2 maupun S3. Untuk Indonesia pada 2026, tersedia 41 kuota dan proses pendaftaran ditutup pada 31 Maret 2026. Namun, applicant tetap harus mendaftar ke universitas secara terpisah dan menyiapkan beberapa biaya pribadi yang tidak ditanggung scholarship.
Kalau kamu menargetkan periode berikutnya, persiapan bisa dimulai sejak sekarang. Riset program, perbaiki kemampuan IELTS, TOEFL, atau TOCFL, siapkan recommendation letter, dan bangun study plan yang spesifik. Jangan hanya mengejar kelengkapan administrasi karena kualitas keseluruhan aplikasi tetap penting dalam proses seleksi. Semakin awal kamu mempersiapkan bahasa dan dokumen, semakin banyak waktu yang tersedia untuk memperbaiki bagian aplikasi sebelum deadline.
Sumber & Referensi
Informasi benefit, durasi, eligibility, dan struktur MOE Taiwan Scholarship dalam artikel ini merujuk pada Ministry of Education Taiwan dan Taiwan Scholarship Program Guidelines. Informasi aplikasi Indonesia juga merujuk pada TETO Jakarta dan publikasi 2026 yang mengutip Taiwan Education Center Indonesia. Ketentuan, kuota, deadline, dan persyaratan dapat berubah setiap tahun. Karena itu, calon applicant disarankan memeriksa kembali sumber resmi sebelum melakukan pendaftaran.
-
Ministry of Education Taiwan — Taiwan Scholarship Portal
https://taiwanscholarship.moe.gov.tw/ -
Ministry of Education Taiwan — 2026 Taiwan Scholarship Program Guidelines
2026 MOE Taiwan Scholarship Program Guidelines -
Taipei Economic and Trade Office Jakarta — Study in Taiwan
https://www.roc-taiwan.org/id_en/post/215.html -
Taipei Economic and Trade Office Jakarta — Beasiswa
https://www.roc-taiwan.org/id_id/cat/22.html -
Study in Taiwan — Official Website
https://www.studyintaiwan.org/ -
MOE Taiwan Scholarship — Online Application System
https://taiwanscholarship.moe.gov.tw/Apply -
Kemdiktisaintek — Informasi Taiwan Scholarship
https://kemdiktisaintek.go.id/